Langsung ke konten utama

Dedek Emesh Penanggungan 1653 mdpl

“ san, pelan san “
“ eh, eh, aku mau jatuh “
“ yg lain mana ya? “
“ duh, jangan diem aja san. Aku jadi ngantuk “

Kata-kata yang menemani perjalanan saya menuju pos awal gerbang masuk gunung penanggungan Mojokerto. Waktu itu saya di bonceng sama salah satu rombongan teman saya naik gunung yang bernama Sandy. Wajarlah kalo saya sedikit cerewet, soalnya si Sandy ini naik motornya udah kenceng trus jalan rusak dan polisi tidur di trobos, alhasil saya mental-mental gitu deh. Ditambah saya dan Sandy baru pertama kenal, belum ada topik pembicaraan jadi ya diem-dieman anteng. Untung saya sedikit cerewet, mancing-mancing doi ngomong. Kalau gak diajak ngomong nih, saya bakal tidur. Kan bahaya ya.

Ini Sandy yang udah mau bonceng saya hehe

Perjalanan sekitar dua jam, akhirnya rombongan ini sampai juga di gerbang masuk penanggungan. Jadi pada kesempatan naik gunung saya yang kedua ini, saya naik gunung dengan my best friend Ajjes dan doi ngajak satu teman angkatannya di FPIK UB serta teman doi naik gunung. Dan kenapa judul saya seperti itu, karena ternyata teman ajjes naik gunung itu adalah anak-anak SMA kelas dua SMA dan waktu itu saya sudah semester tiga, hahaha.

Sebelum memulai pendakian gunung penanggungan 23 september 2014, 24 pendaki termasuk saya berdoa terlebih dahulu, supaya dalam perjalanan kami diberi kelancaran. Setelah itu kami mulai berjalan langkah demi langkah. Awalnya saya berada di posisi depan dan sok-sokan kuat gitu deh, tapi setelah setengah perjalanan napas saya mulai satu dua. Alhasil Ajjes harus pelan-pelan nemenin saya. Tapi dengan semangat 45 yang menggelora akhirnya kami sampai juga di pos bayangan dan mulailah kami mendirikan tenda. Demi apapun saya kalau ke gunung pasti gak bawa tenda, matras, SB, dan semuanya pasti dibawain karena ya memang gak punya dan kebetulan ada temen yang punya trus dipinjemin.

Bodyguard wkwk

Setelah tenda jadi, kamipun masak. Karena memang dasarnya saya tukang tidur setelah kenyang makan yang lain pada ngobrol saya malah berniat untuk tidur. Waktu itu sih pas malem gak begitu dingin, tapi menjelang pagi dinginnya gilaaaaa banget. Sampe saya udah pake tiga jaket dinginya masih nusuk di tulang. Sebenernya pengen lihat sunrise, tapi karena gak kuat dingin akhirnya naik ke puncaknya sekitar jam set 5an. Jadi nikmati sunrisenya di perjalanan ke puncak.

Halo Pennaggungan

Perjalanan ke puncak ini bener-bener nguras tenaga banget, soalnya jalannya lumayan curam dan rumput batu. Jadi jalan yang harus ngadep ke depan ini mah jadi ngadep ke bawah. Untung sih gak nabrak-nabrak orang. Hehe. Sesampainya di atas saya benar-benar kagum dengan ciptaan-Nya. Saya bisa melihat berbagai gunung yang dekat dengan Penanggungan ini. Gak pernah gak bisa terpesona dengan indahnya gunung, pasti TERPESONA pake banget-banget. Setelah cukup berfoto, bercengkerama, menikmati indahnya ciptaan-Nya, akhirnya kami memutuskan untuk turun dan melanjutkan tujuan kami selanjutnya yaitu PULANG.

Sukak foto ini heheu

Baru kali ini dapat pengalaman naik gunung dengan rombongan terbanyak dan termuda. Ih, mana emeeush banget sama mereka ganteng-ganteng dan baik-baik #entahlahngomongapa. Pengen balik lagi ke penanggungan, soalnya belum sempet lihat sunrise di puncak. Semoga diberi umur panjang ya, biar bisa balik ke sana lagi, aamiin.

Ini temen saya Ajjes :)

Paling mengesankan perjalanan ke penanggungan ini adalah saya tidak kebelet pupping, karena di perjalanan saya ke gunung selalu saya pupping, heheuuu. Dan perjalanan ini bener-bener saya nikmati bahkan capeknya gak berasa. FYI, saya berhasil membawa kamera saya ke puncak untuk pertama kali. Uuuh ayo ajak saya naik gunung lagi : (

Gimana? Banyakkan wkwk

Yuk naik gunung, 2016 belum naik nih...

Sampai jumpa

Semoga bahagia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISTEM PERIODIK UNSUR (SPU) serta penjelasan lengkap

PERIODE Tabel periodik unsur terdiri dari unsur-unsur kimia yang telah ditemukan atau dibuat; mereka diatur, dalam urutan nomor atom dalam tujuh periode horisontal, dengan lantanoid (lantanum, 57 hingga lutetium, 71) dan actinoids (aktinium, 89 hingga lawrensium, 103) ditunjukkan secara terpisah di bawah ini (Gambar 1 akan digunakan sebagai referensi).  klik gambar untuk memperbesar gambar   PENJELASAN WARNA Setiap unsur di tabel periodik di atas memiliki warna tertentu. Pewarnaan tersebut memiliki makna yaitu untuk menunjukkan wujudnya saat di suhu kamar (25 o C). Pewarnaan tersebut bukan berarti unsur tersebut memang berwarna demikian. Berikut adalah penjelasannya: 1.1. Biru Muda Unsur yang diberi warna biru muda berwujud padat. Semua logam kecuali Hg (raksa) berwujud padat. 1.2. Merah Muda Unsur yang diberi warna merah muda berwujud gas. Semua unsur dalam golongan VIII A berwujud gas dan disebut gas mulia karena unsur-unsur tersebut sangat stabil dan sangan sulit untu...

Pengertian Interaksi Sosial, Ciri, Bentuk, Syarat, Lengkap!

Dalam menjalani kehidupan, pasti semua orang membutuhkan adanya bantuan dari orang lain, yang pada akhirnya melibatkan kebutuhan dari orang-orang sehingga membuat banyak orang tersebut melakukan interaksi. Adanya interaksi tersebut tidak dapat untuk dihindari, hal ini karena pada dasarnya hampir semua orang setiap harinya melakukan interaksi dengan sesama manusia yang lainnya. Berikut pengertian interaksi sosial. Pengertian Interaksi Sosial Interaksi merupakan suatu hubungan yang terjadi serta saling mempengaruhi. Hubungan tersebut dapat terjadi untuk individu dan juga kelompok. Pada akhirnya dapat menimbulkan pengaruh antara satu dengan yang lainnya. Kesimpulan dari pengertian interaksi sosial ialah melakukan suatu kegiatan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok yang satu dengan yang lainnya dan mempunyai hubungan timbal balik sehingga akan menimbulkan kegiatan baru baik itu kerjasama positif atau bahkan dapat membuat pertikaian. Untuk lebih lengkapnya, berikut pengertian inte...

Download Film Jembatan Pensil (2017) Full Movies

Download Film Indonesia Terbaru Jembatan Pensil (2017) Full Movies Gratis - Jembatan Pensil adalah film drama yang bercerita tentang Inal, Nia, Aska, Yanti, Attar, dan Ondeng (Angger Bayu, Nayla D Purnama, Azka Maruki, Permata Jingga, Vickram Priyono, Didi Mulya) berjuang untuk mendapatkan pendidikan di sekolah gratis yang dibangun oleh Pak Guru (Andi Bersama).  Inal yang tuna netra dan Ondeng yang memiliki ‘keterbelakangan’, harus melalui perjalanan berliku untuk berangkat dan pulang sekolah. Kemampuan Ondeng menggambar sketsa membuat dia selalu ‘merekam’ semua yang menjadi ketertarikannya: kehidupan ayahnya yang nelayan dan jembatan rapuh yang selalu dilalui sahabat-sahabatnya.  Cita-citanya: membangun jembatan itu. Ketika jembatan rapuh itu rubuh saat mereka sedang menyeberang, tidak membuat semangat mereka pupus.  Pikiran Ondeng yang selalu teringat ayahnya dan ketakutannya ditinggal ayahnya membuat Ondeng lepas kendali dan tidak menyadari bahayanya membawa perahu se...