Ada sebuah kisah fiktif menarik tentang seorang pangeran tampan tetapi agak dungu yang pandai berburu, yang sedang mengejar mimpi cintanya pada seorang putrid dari kerajaan tetangga. Disamping kecantikan Putri, jika sang Pangeran dapat mempersuntung sang Putri, diharapkan kedua Kerajaan akan semakin akrab. Maka Sang pangeran cinta mati dengan sang putri, namun cintanya bertepuk sebelah tangan. Orang Tua Putri juga sangat berharap atas keterpaduan cinta anaknya, dan kepada sang pangeran dinasehatinya untuk bisa menikah dengan Sang Putri, maka sang Pangeran harus dapat mengambil “Hati” sang putri. Begitu semangatnya sang pengeran mendengar penuturan orang tua sang Putri, dan untuk bisa menikah dengan sang Putri, hanya cukup mengambil “hatinya”. Tanpa piker panjang, bergegaslah Pangerah menemui Sang putri untuk mengambil “hati” sang putri yang sangat dicintai dan ingin segera dinikahinya. Segera sang pangeran menghunus peda...